Dejavu Piala Menpora dan Pesan Damai di Balik Laga Persahabatan Bobotoh-Jak Cirebon

0
Foto : Pemain Bobotoh Kampus dan Jak Cirebon foto bersama usai laga persahabatan.

Persija Jakarta berhasil menggondol Piala Menpora 2021. Tim Ibu Kota ini berhasil menaklukkan Persib Bandung dalam laga final Piala Menpora. Persija meraih poin sempurna dalam dua leg laga final. Leg pertama Persija menang 2-0 atas Persib. Dan, leg kedua menang 2-1 atas Persib. Tim berjuluk Macan Kemayoran itu unggul agregat 4-1.

Laga Persija melawan Persib memang selalu dinanti. Laga sengit. Kerap menyuguhkan aksi-aksi yang bikin tercengang. Bahkan, pernah juga menyisakan duka bagi suporter keda tim, ya Bobotoh dan The Jakmania. Hubungan kedua suporter ini selalu dinamis. Ada yang mengampanyekan damai. Ada juga yang menebar hasutan.

Di Cirebon, Bobotoh dan The Jakmania sepakat menebar damai. Pasca-Persija juara pun tak ada kabar miring tentang kedua suporter ini. Ternyata, sebelum laga final antara Persib dan Persija, kedua suporter yakni Bobotoh Kampus Cirebon (Bokamps) dan Jak Cirebon menggelar silahturahmi bertajuk laga persahabatan di Lapangan Gedongan, Mundu.

Hasilnya tak jauh beda dengan partai final Piala Menpora. Jak Cirebon berhasil menumbangkan Bokamps dengan skor 3-1. Hasil pertandingan memang bukan tujuan, bagi keduanya yang terpenting adalah “seduluran”.

Pemain Bokamps dan Jak Cirebon saat foto bersama sebelum laga persahabatan digelar.

Ketua Bokamps Cirebon Angga Tri DP mengapresiasi atas laga persahabatan yang digelar pekan lalu itu. Angga mengaku, sejatinya Bokamps intens berkomunikasi dengan Jak Cirebon.

“Memang belum menyeluruh ke semua anggota dan kelompok suporter lainnya. Kebetulan Bokamps rutin main bola dan ada ide untuk mengajak Jak Cirebon. Lancar, dan harapannya bisa terus terjalin,” kata Angga kepada sepakbolacirebon.id beberapa waktu lalu.

Angga menerangkan, anggota Bokamps dan Jak Cirebon adalah putra daerah Cirebon. Semua anggota sejatinya harus saling menjaga, rukun dan tak merugikan satu sama lainnya. Rivalitas tak layak untuk dirawat. Tapi, perlu untuk dilawan agar tercipta kerukunan antar suporter.

Angga juga menanggapi tentang turnamen Piala Menpora. Baginya hasil akhir tak menjadi poin utama. Sebab, Piala Menpora adalah persiapan bagi tim untuk menyongsong Liga 1. “Menang atau kalah jangan marah-marah mari ramah-ramah. Turnamen ini sebagai ajang uji coba klub kebanggaan yang akan mengarungi liga,” ucapnya.

Pemain Jak Cirebon berebut bola dengan Bokamps.

Sementara itu, Maddam selaku Ketum Jak Cirebon juga menyampaikan hal yang sama. Baginya, pertemuan antarsupoeter adalah ruang untuk bertukar gagasan. Dari pertemuan, Maddam mengaku belajar menghargai suporter lainnya.

“Karena dari semua pertemuan entah itu pertemuan apa, atau seperti aapa,pasti kita ada perbincangan atau obrolan untuk kedepannya seperti apa. Karena di sini kita belajar saling menghargai satu sama lainnya. Yang beda hanya lah apa yang kita dukung (klub),” kata Maddam.

“Sejatinya sepakbola adalah hiburan bagi masyarakat. Bukan ajang saling melukai, apalagi sampai menghilangkan nyawa,” kata Maddam menambahkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here