Rindu Tarkam : Sensasi Liga Inggris

0
Foto : @tarkamphotographerclub. Tiga penonton yang setia menunggu pertandingan tarkam di samping lapangan

Turnamen antarkampung (tarkam) memang menyuguhkan sensasi yang aduhai. Sebab, jarak antara penonton dan pemain begitu dekat. Ya, turnamen tarkam digelar di lapangan desa-desa. Tak ada tribun, yang ada pedagang asongan.

Foto : @tarkamphotographerclub. Suasana penonton di salah satu turnamen tarkam.

Nah, untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan saat jalannya pertandingan, panitia tarkam di beberapa tempat membatasi atau menyekat antara penonton dan pemain menggunakan papan reklame. Sekat dipasang antara 1 hingga 1,5 meter dari garis out (keluar). 

Penonton bisa lebih fokus menikmati pertandingan. Tak ada lagi momen penonton yang terpaksa geser tempat duduk karena ada pemain yang ingin melempar bola daei gari out. Penonton dapat menikmati pertandingan dan tidak mengganggu kinerja perangkat pertandingan, maupun pemain yang sedang bertanding.

Foto : @tarkamphotographerclub. Pemain salah satu klub saat hendak menendang bola.

Lapangan hijau yang cantik tentu mengalahkan rumput tetangga. Penonton yang tertib di pinggir lapangan. Kami bilang, momen ini mirip dengan Liga Inggris.

“We o we emejing,” kata komentar tarkam termasyur, Bung Kamil. Kata yang tepat untuk mendeskripsikan suasana menonton tarkam.

Foto : @tarkamphotographerclub. Salah seorang penonton tutnamen tarkam di samping gawang.

Sumber : @tarkamphotographerclub

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here